Assalamu'alaikum Warohmatullahi wabarokatuh,
Para sahabat yang berbahagia,
Kita bersama telah melihat berita dan kenyataan akan berubahnya cuaca / iklim dunia saat ini yang diakibatkan oleh adanya pemanasan global atau yang populer disebut global warming karena semakin menipisnya pasokan oksigen di dunia.
Di media Elektronik kita sama sama melihat adanya penebangan hutan secara besar-besaran, pembabatan hutan yang dilakukan secara liar yang menyebabkan makin menipisnya luasan hutan di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya.
Berkurangnya luas hutan berakibat semakin sedikitnya oksigen yang tersedia di dunia sehingga udara menjadi semakin panas dan menyebabkan mencairnya es di kutub yang berpotensi menenggelamkan beberapa wilayah diantaranya kota Jakarta,Hongkong dsb (sumber:http://aceh.tribunnews.com/2015/11/11/pemanasan-global-3-kota-besar-dunia-bisa-tenggelam?page=1)
Kita juga baru saja terbebas dari kabut asap akibat kebakaran hutan yang akibatnya sangat mengganggu kesehatan yang dirasakan warga Indonesia dan menyebar ke negara tetangga seperti Malaysia,Singapura,Brunai dll.
kita turut prihatin dengan musibah yang menyertainya, terlepas dari musibah tsb memang kehendak Allah SWT, akan tetapi kita bisa berbuat sesuatu untuk berusaha merubah keadaan tsb di waktu yang akan datang.
Allah befirman dalam Al Qur'an Surat Arra'ad Ayat 79:
إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga mereka (kaum tersebut) berusaha merubahnya sendiri
Dalam satu pepatah juga disebutkan Man Jadda Wa jada yang artinya bila kita bersungguh sungguh maka akan berhasil.
Selanjutnya kami mengajak teman-teman semua untuk mencermati sebuah hadits yang masyhur dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:
إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo’akan kebaikan baginya”. [HR. Muslim]
Dari hal yang no 1-sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), kita bisa mewujudkannya dengan berbagai macam usaha,antara lain membangun masjid,sarana pendidikan,sarana sosial dll.
Bisa juga dengan menanam pohon karena dari pohon tersebut bisa menghasilkan oksigen yang bisa bermanfaat mencegah, paling tidak mengurangi pemanasan global,
Dalam suatu hadits disebutkan, Rasulullah Bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya”. [HR. Al-Bukhoriy]
Dari uraian diatas maka selanjutnya kami mengajak sahabat dan rekan pembaca semuanya untuk mulai merenungkannya dan bertindak nyata membantu saudara kita yang lain denga cara menanam pohon,
